Pages

TuntunanMuslim

Tuesday, 22 August 2017

Doa kesembuhan yang dipanjatkan rosullullah ketika sakit.



Di dalam islam kita di ajari untuk saling menyayangi sesama umat manusia, Ikatan silahturahmi sesama saudara harus selalu kita pupuk. Manusia hidup di dunia layaknya roda yang berputar kadang kita diuji dengan sakit kadang diuji dengan kesehatan.

Doa Minta Kesembuhan

Hal ini bertujuan untuk menguji seberapa iman kita kepada yang menciptakan kita yaitu Allah SWT. Keitika kita sedang diuji dengan sakit yakinlah itu datangnya dari allah sehingga kita harus tetap bersyukur, bersabar dan berikhtiar kepada allah swt, karena dengan ini jugalah allah menyayangi kita.
Bentuk ihktiar atau usaha yang kita lakukan adalah dengan beristirahat, berobat, setelah berobat hendaknya meminum obat, dan menjaga pola makan sehat agar lekas sembuh. Tidak lupa kita harus selalu berdoa supaya sakitnya lekas sembuh.

 Sepenggal hadits yang diriwayatkan oleh imam Muslim dari Jabir bin Abdillah dia berkata bahwa nabi bersabda :
Doa agar lekas sembuh
Artinya : “Setiap penyakit pasti memiliki obat. Bila sebuah obat sesuai dengan penyakitnya maka dia akan sembuh dengan seizin allah subhanahu wa ta’ala.” (HR. Muslim)

Berikut beberapa doa lekas sembuh, semoga yang sakit lekas disembuhkan atas izin allah swt :

1. Doa minta kesembuh Al fatehah

surah al fatehah
From : youtube.com
Bacaan : Bismillahir rahmanir rahim (1) alhamdu lillahi rabbil alamin (2) Ar rahmanir rahim (3) Maliki yaumid din (4) iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in (5) Ihdinas siratal mustaqim (6) siratal lazina an’amta ‘alaihim ghairil maghdubi ‘alihim wa lad dallin (7)
Artinya : Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang (1) Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam (2) Maha pemurah lagi Maha Penyayang (3) Yang menguasai Hari Pembalasan (4) Hanya Engkaulah yang kamu sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan (5) Tunjukilah jalan yang lurus (6) (yaitu) Jalan Orang-orang yang Engkau beri nikmat kepada merek;bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan buka (pula jalan) mereka yang sesat (7).

 Dengan membaca surah al fatehah agar kita lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Supaya satt kita berdoa lekas sembuh supaya cepat dikabulkan oleh Allh SWT. Karena surah al-fatehah ini berisi rangkuman dari al-quran sehingga sangat di sarankan bagi kita untuk membacanya.

2. Doa Sembuh Dari Penyakit Nabi Ayub Ketika Istrinya Sedang Sakit

Dan baginda Nabi Muhammad Saw juga membacakan doa ini untuk kesembuhan keluarganya dengan mengusapkan tangan kanan beliau sambil berdoa :
Doa nabi ayu ketiak istrinya sakit
From : ilmuislami.com
Artinya : “ya allah, Tuhan manusia, lenyapkanlah segala pentakit, sembuhkanlah,Engkau Tuhan yang menyembuhkan, tiada kesembuhan keculai kesembuhan-mu, yaitu kesembuhan yang tidak meninggalkan satu penyakitpun (HR. Bukhari dan Muslim).”

3. Doa lekas sembuh Rasulullah Saw ketika Berziarah Kepada Keluarga yang Sedang Sakit Keras

Dalam hadist Riwayat ( HR. Bukhari dan muslim ), Aisyah R.A berkata bahwa Rasulullah SAW pada suatu ketika berziarah kepada seorang keluarga yang sedang sakit keras. Beliau kemudian mengusapkan tangan kanannya pada kepala keluarga yang sakit tersebut sembari melafalkan :
doa lekas sembuh rasulullah
From ; mutiarapublic.com

4. Doa lekas sembuh Rasulullah Ketika Menjenguk Orang Sakit

Dalam Hadist Riwayat Abu Dawud, Attimidzi, dan Alhakim disebutkan bahwa Ibnu Abbas R.A pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa yang menjenguk orang sakit sebelum tiba ajal baginya, Bacakanlah doa ini sebanyak 7 kali, Supaya Allah menyembuhkan ia dai penyakit tersebut. doa lekas sembuh yang di maksud :
doa lekas sembuh Rasulullah
Bacaam : “Asalullahal adhim, robbal Arsyil adhim an-yasyfiyaka”
Artinya : “Aku mohon kepada Allah yang Maha Agung, Tuhan yang mempunyai arasy yang besar, semoga Allah menyembuhkan engkau.”

5. Doa lekas Sembuh untuk Orang Sakit dan Ketika Sakit

Banyak doa lekas sembuh yang diajarkan Rasulullah kepada kita untuk orang yang menjenguk maupun untuk orang yang sedang sakit.
Rasulullah juga mencontohkan kepada kita bagai mana orang yang sedang sakit untuk berdoa demi kebaikan dan kesembuhan dirinya pribadi, dengan cara meletakkan tangan kanannya pada bagian tubuh yang sedang sakit sembari berdoa :
doa Rasulullah kepada orang sakit
Bacaan : “Bismillah A’uudzu Bi’izzatillahi wa Qurdratihi Min Syarri Maa Ajidu wa Uhaadziru”.
Artinya : “Dengan menyebut nama Allah, aku berlindung dengan keperkasaan Allah dan kekuasaan-Nya, dari kejelekan yang aku rasakan dan yang aku khawatirkan”.

6.Doa Lekas Sembuh untuk Orang yang Sakit Parah

Jika anda mau atau sedang menjenguk orang yang sakir parah, Sehingga dokter berpendapat bahwa ini sudah sulit untuk disembuhkan lagi, lebih baik kita mendoakan orang tersebut dengan doa seperti :


doa orang sakit parah
from : doa-sholat.blogspot.com

7. Doa Lekas Sembuh dengan Sholawat Tibbil Qulub

Kita juga dapat mengamalkan sholawat tibbil qulub agar kita selalu di jaga dari kesehatan, sholawat yang memang mengandung ringkasan untuk dijadikan pengobatan untuk kita . Dibaca 10 kali sambil sentuh bagian tubuh yang sakit :
Sholawat tibbil qulub untuk orang sakit

Bacaan : “Allahumma Shalli ‘alaa Sayyidina Muhammadin Tibbil Qiuluubi Wadawaaiha Wa’aafiyatil Abdaani Wasyifaaihaa Wanuuril Abshaari Wadliyaaihaa Waquwwati Ajsaadi Wal Arwaahi Waghidaa Iha Wa’alaa Aalihi Washahbihi Ajma’in”
Artinya : “Ya Allah curahkanlah rahmat kepada junjungan kita nabi Muhammad Saw, sebagau obat hati dan penyembuhan, Penyehat badan dann kesembuhannya dan sebagai penyinar penglihatan mata beserta cahayanya dan merupakan makanan pokok jasmani maupun rohani, semoga sholawat dan salam tercurahkan pula kepada keluarga serta para sahabat-sahabatnya”.
Itulah sedikit pembahasan mengenai bacaan doa lekas sembuh dari sakit yang bisa kami berikan kepada teman-teman semia. Bacaan dan amalan yang ada di atas teman-teman bisa kita praktekkan ketika kita sedang sakit atau sedang menjenguk orang sakit.

Insya allah dengan bertawakal dan berikhtiar kepada Allah Swt dan atas izin-Nya penyakit yang sedang diderita bisa di sembuhkan, karena sesungguhnya hanya allah lah yang mampu menyembuhkan segala penyakit.

Tuesday, 30 May 2017

Terjemahan/Arti Surah Al Fatihah Dalam Bahasa Indonesia.


Surah Al Fatihah Terjemah Bahasa Indonesia


الفاتحة
Al-Fatihah – Pembukaan/Pendahuluan

1:1 Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
1:2 Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
1:3 Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
1:4 Yang menguasai di Hari Pembalasan.
1:5 Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.
1:6 Tunjukilah kami jalan yang lurus,
1:7 (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

 


Teks Latin Surat Al Fatihah


Bacaan atau Teks Latin Surat Al Fatihah.
Surat ke-1 dan terdiri dari 7 ayat.



Al Fatihah – الفاتحة



1. bismi allaahi alrrahmaani alrrahiimi.

2. alhamdu lillaahi rabbi al’aalamiina.

3. alrrahmaani alrrahiimi.

4. maaliki yawmi alddiini.

5. iyyaaka na’budu wa-iyyaaka nasta’iinu.

6. ihdinaa alshshiraatha almustaqiima.

7. shiraatha alladziina an’amta ‘alayhim ghayri almaghdhuubi ‘alayhim walaa aldhdhaalliina.

SURAH AL FATIHAH | الفاتحة – Terjemah dan Latin

 

Tulisan-Lafadz-Bacaan-Teks bahasa Arab Surah Al Fatihah.

سُورَة الفاتحة مكيّة وقِيلَ مدنية وهي سبع آيات  
الفاتحة
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ ﴿ الفاتحة: ١

الْحَمْدُ لِلَّـهِ رَبِّ الْعٰلَمِينَ ﴿ الفاتحة: ٢

الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ ﴿ الفاتحة: ٣

مٰلِكِ يَوْمِ الدِّينِ ﴿ الفاتحة: ٤

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ ﴿ الفاتحة: ٥

اهْدِنَا الصِّرٰطَ الْمُسْتَقِيمَ ﴿ الفاتحة: ٦

 صِرٰطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّآلِّينَ ﴿ الفاتحة: ٧

Pezina yang mendapat ampunan, berbagi hak dalam islam.


Jakarta - "Ada seorang wanita pezina melihat seekor anjing di hari yang panasnya begitu terik. Anjing itu mengelilingi sebuah sumur sambil menjulurkan lidahnya karena kehausan. Wanita itu segera melepas sepatunya (untuk digunakan menimba air). Ia pun diampuni karenanya." (HR. Muslim).

Banyak yang meragukan Islam sebagai ideologi kelembutan, terutama ketika Indonesia dan dunia terus dikejutkan oleh serangkaian insiden berdarah yang mengatasnamakan agama ini.

Namun, jika kita menelisik sedikit saja lebih dalam, kita akan menemukan bahwa salah satu doktrin sentral Islam sebenarnya memang berputar pada prinsip belas kasih.

Kalimat basmalah, yang merupakan pembuka surat-surat Al-Qur'an dan doa yang paling sering diucapkan umat Islam sedunia, mengandung dua sifat utama Tuhan: "Maha Pengasih" dan "Maha Penyayang". Kalimat ini menjadi bukti paling tegas bahwa kasih sayang adalah jiwa dari seluruh ajaran Islam.

Kisah pezina yang diampuni karena belas kasihnya itu mengandung banyak pesan. Pertama, anjing adalah hewan yang secara tradisi dianggap najis dalam Islam. Belas kasih terhadap makhluk yang dianggap hina sekali pun ternyata memiliki arti.

Kedua, zina juga adalah dosa yang secara tradisi diganjar hukuman berat, mulai dari cambuk hingga rajam. Namun, belas kasih senilai seteguk air dianggap mampu menebus 'dosa' tersebut.

Yang menarik, tidak ditemukan kisah serupa yang melibatkan dosa lain seperti membunuh dan merampok, yang sudah pasti mengabaikan belas kasih.

Kisah tadi bukanlah satu-satunya dalam Islam. Banyak kisah lainnya yang memiliki narasi serupa, yang mengindikasikan bahwa belas kasih dibayar dengan amat mahal dalam Islam.

Kitab Tsalasatul Ushul (Tiga Landasan Utama) karya Muhammad Abdul Wahab (yang sering dikaitkan dengan Wahabisme, sekte terkeras dalam Islam saat ini), misalnya, menceritakan satu kisah di mana seseorang ditolak seluruh ibadahnya, namun diampuni karena menyelamatkan seekor lalat yang tenggelam di sebuah gelas.

Kitab ini bahkan juga mengutip dorongan untuk berbelas kasih kepada orang kafir sekali pun. "Kasihilah yang di bumi, maka yang di langit akan mengasihimu", demikian bunyi lafadz sejumlah hadits yang menjadi dasarnya.

Sayyidina Ali bin Abi-Thalib ra. juga pernah mengatakan: "Mereka yang tidak bersaudara dalam iman bersaudara dalam kemanusiaan."

Kitab Tadzkiratul Auliya (Kisah Para Wali) karya Fariduddin Atthar menyitir kisah lain tentang satu-satunya orang yang diterima ibadah hajinya oleh Allah justru karena membatalkan hajinya agar uang biaya haji itu bisa digunakan untuk menolong tetangganya yang kelaparan.

Kisah semacam itu mungkin akan jarang didengar dan cenderung tidak disukai di kalangan Islam legalistik yang memiliki pendekatan sangat kaku tentang benar dan salah.

Saya pribadi mengelompokkan kisah-kisah ini sebagai post-sharia Islam, atau Islam pasca-syariat. Islam yang tidak lagi berdebat soal percabangan hukum hingga ke tataran seperti batas aurat dan jumlah rakaat. Sejenis Islam level berikutnya yang telah melampaui aspek legal formal menuju sesuatu yang lebih esensial. Dan, esensi itu bernama belas kasih.

Agaknya tidak mengherankan jika tema ini juga ditemukan di semua agama besar dunia. Mulai dari Yesus yang berdiri membela pezina yang nyaris dihakimi massa, hingga Guan Yin yang dipuja luas di Asia Timur sebagai Dewi Belas Kasih yang mendengar penderitaan dunia.

Agama-agama di dunia ini mungkin berbeda pada tataran syariat dan legal formal, namun melebur dalam esensi yang sama ketika naik ke jenjang berikutnya. Yakni, cita-cita rahmatan lil 'alamin (belas kasih bagi semesta alam).

Meski sama-sama berjubah dan berjenggot, akan tetapi panutan kita dalam beragama adalah Muhammad SAW yang lembut, rendah hati, dan penuh belas kasih. Bukan Abu Jahal atau Abu Lahab yang licik, sombong, dan penuh amarah.

Salah satu beratnya menjadi muslim pernah dikatakan oleh Rasul: "Muslim ialah orang yang menyelamatkan orang lain dari gangguan lidah dan tangannya."

Masih suka memfitnah? Bergunjing? Menyakiti (bahkan membunuh) orang lain dengan lidah dan tanganmu? Muslimkah engkau?

Dengan pistol kita bisa membunuh teroris, tapi dengan pemahaman agama yang baik kita bisa membunuh terorisme.

Afi Nihaya Faradisa siswi SMA Gambiran, Banyuwangi yang tulisan-tulisannya di Facebook mengenai identitas dan keberagaman menuai banyak reaksi
(mmu/mmu)

Sumber : klik disini.

Berita islam-Takjil santapan berbuka bertebaran di masjid,-Indahnya berbagi

Takjil dimasjid jogokariyan

SEBAGAI seorang muslim, diwajibkan untuk melaksanaan ajaran Islam secara kaaffah, karena merupakan perintah Allah yang tertuang dalam Alquran surat al Baqarah 208: "Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kalian kepada Islam secara kaaffah (menyeluruh), dan janganlah kalian mengikuti jejak-jejak syaithan karena sesungguhnya syaithan adalah musuh besar bagi kalian". Arti kata kaaffah dapat kita maknai "secara keseluruhan, totalitas, sempurna".

Agama Islam adalah agama yang ajarannya sudah sempurna untuk kehidupan umat manusia ketika masih hidup di dunia fana dan untuk memperoleh kemuliaan di akhirat kelak. Ada empat aspek ajaran Islam, meliputi aqidah atau keimanan, ibadah, akhlak atau budi pekerti dan mu'amalah duniawiyat. Dari empat aspek inilah kita harus melaksanakan secara kaaffah agar dapat meraih kemenangan semasa hidup di dunia ini dan akhirat kelak.

Dalam bermu'amalah umat Islam berlaku hukum semua boleh dilakukan kecuali yang ada larangannya. Doa yang banyak diucapkan umat Islam adalah kemuliaan di dunia dan kemuliaan di akhirat. Hal ini juga perintah Allah seperti yang tercantum dalam Alquran surat al-Qashash ayat 77 "Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah Telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan".

Dari segi bahasa, "mu'amalah" berasal dari kata 'aamala, yu'amilu, mu'amalat yang berarti perlakuan atau tindakan terhadap orang lain,  hubungan kepentingan. Muamalat adalah kata kerja aktif yang harus mempunyai dua pelaku, yang satu terhadap yang lain saling melakukan pekerjaan secara aktif.

Bidang-bidang mu'amalat meliputi politik, sosial, ekonomi dan hal-hal yang berkaitan hubungan antarmanusia satu dengan yang lainnya. Kita ketahui bersama bahwa khusus mu'amalat bidang ekonomi, umat Islam di Indonesia sangat lemah dan tertinggal jauh dengan umat lainnya.
Dalam Kongres Ekonomi Umat (KEU) pada 22-24 April 2014 yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia dipaparkan, saat ini ada empat konglomerat Indonesia yang memiliki aset setara 100 juta orang Indonesia, 10 % populasi  menguasai 77% kekayaan nasional.

Menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla, hal yang lebih membahayakan adalah ada perbedaan agama dan ras antara yang kaya dan yang miskin. Mayoritas orang kaya adalah keturunan Cina dan Khonghuchu yang beragama Kristen, sedang mayoritas yang miskin adalah keterunan Melayu dan beragama Islam. Jika kita sebagai umat Islam melakukan otokritik hal di atas, bisa terjadi karena salah satu penyebabnya adalah dalam pemahaman berislam secara kaaffah kurang benar.

Dalam Alquran banyak sekali yang memerintahkan untuk melaksanakan mu'amalah duniawiyat seperti yang tercantum dalam surat Jumu'ah ayat 10 "Apabila telah ditunaikan salat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung".

Program aksi yang perlu terus digalakkan bagi umat Islam adalah; berdakwah secara proporsional aspek aqidah, ibadah, akhlak dan mu'amalah untuk memahamkan kepada umat bahwa bermu'amalah khususnya bidang ekonomi adalah bagian dari upaya meraih Islam kaaffah. Mengembangkan gerakan ekonomi berjamaah sama dengan gerakan salat berjamaah.
Agar dapat meraih kemenangan dalam kompetisi global hal-hal yang perlu dipersiapkan adalah; penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, meningkatkan kompetensi diri, membangun kepercayaan diri dan dilandasi kepercayaan atas pertolongan Allah. (*)

Sumber : klik disini.